penyaringan air keruh
Nama : Calya Anggi Maheswari
penyaringan air keruh
Nama : Calya Anggi Maheswari
Anggota Kelompok 2 :
Rantai makanan adalah bagian dari jaring-jaring makanan. Meskipun rantai makanan dan jaring-jaring makanan terlihat sama, namun sedikit berbeda.
Rantai makanan adalah serangkaian proses makan dan dimakan antara mahkluk hidup berdasar urutan tertentu yang terdapat peran produsen, konsumen dan decomposer (pengurai) untuk kelangsungan hidup.
Secara sederhana rantai makanan bisa dilihat secara runtut dari produsen, konsumen dan pengurai. Lain halnya dengan jaring-jaring makanan. Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai makanan yang saling terhubung, dan tumpang tindih dalam suatu ekosistem.
Tujuan mendasar dari jaring makanan adalah menggambarkan rantai makanan antar spesies dalam suatu komunitas.
Jaring makanan dapat dibangun untuk menggambarkan interaksi spesies. Semua spesies di jaring makanan dapat dibedakan menjadi spesies basal (autotrof, seperti tanaman), spesies perantara (herbivora dan karnivora tingkat menengah, seperti belalang dan kalajengking), dan spesies puncak atau predator (karnivora tingkat tinggi).
Beberapa ilmuwan menyebut tingkatan setiap organisme dalam jaringan makanan dengan istilah tingkat trofik. Tingkat trofik tersebut menentukan bagaimana energi mengalir melalui ekosistem.
Dengan adanya pengelompokan spesies di tingkat trofik membantu kita dalam memahami hubungan antar spesies. Berikut ini beberap fungsi jarring-jaring makanan yang perlu kamu ketahui Grameds:
Proses makan dan dimakan dalam rantai makanan ini berlangsung secara terus menerus dengan perannya masing masing, seperti produser, konsumen, dan pengurai atau dekomposer.
Produsen adalah organisme yang mampu membuat makanannya sendiri, contohnya adalah tumbuhan hijau. Keberadaannya tidak bergantung pada ketersediaan makanan, akan tetapi keseimbangan alam.
Maka dari itu produsen tidak memakan makhluk lain. Tetapi malah di makan oleh makhluk lainnya. Produsen juga merupakan makhluk hidup yang dapat membuat zat organik dari zat anorganik. Biasanya produsen membuat makanan nya melalui proses fotosintesis. Contoh produsen diantaranya tumbuhan hijau, alga, dan juga lumut.
Konsumen yaitu makhluk hidup yang bergantung pada makhluk lain karena dia tidak bisa memproduksi makanan sendiri seperti produsen. Maka dari itu untuk menjaga kelangsungan hidupnya, konsumen bergantung pada organism lainnya. Peran konsumen di dalam sebuah ekosistem biasa nya adalah hewan. Konsumen memiliki beberapa tingkatan, diantaranya:
Pengurai adalah organisme terakhir dalam rantai makanan. Karena pengurai merupakan organisme yang mampu mengubah zat organik menjadi zat anogarnik.
Pengurai mengurai bangkai atau tumbuhan yang sudah mati lalu mengembalikan nutrisinya ke dalam tanah yang akan digunakan tanaman untuk berfotosintesis, di sinilah siklus dari rantai makanan dimulai lagi.
Contoh pengurai yaitu jamur dan bakteri pengurai. Rantai makanan adalah bagian dari jaring-jaring makanan, berikut penjelasan jaring-jaring makanan.
Jaring-jaring makanan adalah gabungan dari rantai-rantai makanan yang berhubungan dikombinasikan atau digabung yang tumpang tindih dalam suatu ekosistem. Meskipun secara umum ada 5 tingkatan rantai makanan, tidak semua rantai makanan terdiri dari 5 tingkatan tropik tersebut.
Ada rantai makanan yang hanya terdiri dari 4 tingkatan saja, ada juga yang mencapai 6 tingkatan trofik. Semakin pendek sebuah rantai makanan, maka energi yang tersedia semakin besar, sebaliknya jika rantai makanannya panjang maka sedikit energi yang tersedia
Ada sejumlah contoh jaring-jaring makanan dikelompokkan berdasarkan habitat kehidupan mereka. Contohnya ialah jaring-jaring makanan bagi habitat tertentu. Ada kira-kira 13 mahluk hidup pada suatu siklus jaring-jaring makanan. Beberapa mahluk hidup itu diantaranya phytoplankton, zoopllankton, ikan, udang, burung camar, kepiting, rumput laut, gurita, pinguin, gajah laut, anjing laut, paus biru, serta paus pembunuh. Nah, melihat ke 13 mahluk hidup itu bisa digolongkan kedalam sejumlah siklus rantai makanan, diantaranya:
Padi – Tikus – Ular – Elang – Pengurai
Tidak hanya di laut dan danau, Jaring-jaring makanan juga terjadi di ekosistem sawah yaitu, seperti berikut:
Gurun adalah salah satu dari ekosistem darat yang terbentuk secara alami dan sedikit biotik yang mampu bertahan hidup di tempat ini karena suhunya yang sangat panas dan kering. Beberapa contoh ekosistem gurun adalah gurun Gobi dan gurun Kalahari di Afrika. Ciri-ciri ekosistem gurun adalah:
Contoh rantai makanan di ekosistem gurun adalah:
Ekosistem laut atau ekosistem bahari adalah ekosistem akuatik alami, didominasi oleh perairan yang sangat luas dan berkadar garam tinggi. Ciri-ciri ekosistem laut adalah sebagai berikut:
Contoh rantai makanan di ekosistem laut adalah:
Phytoplankton – Ikan Kecil – Anjing Laut – Hiu – Dekomposer
Danau merupakan ekosistem akuatik alami, sama seperti laut dan sungai, namun danau termasuk ke dalam kategori ekosistem Ientik atau ekosistem dengan air yang tenang. Ciri-ciri ekosistem danau adalah sebagai berikut:
Contoh rantai makanan di ekosistem danau adalah: Energi matahari – fitoplankton – zooplankton – larva capung atau nyamuk – ikan – buaya – pengurai
Sungai adalah ekosistem Iotik atau ekosistem dengan air yang mengalir. Ciri-ciri ekosistem sungai adalah sebagai berikut:
Contoh rantai makanan di ekosistem sungai adalah:
Ciri-ciri ekosistem sabana adalah:
Contoh rantai makanan di ekosistem sabana adalah:
Demikianlah pengertian dan sedikit contoh dari rantai makanan beserta contohnya. Hal lain yang lebih penting dalam mempelajari rantai dan jaring-jaring makanan adalah kita harus memahami bahwa seluruh makhluk di muka bumi ini saling membutuhkan satu sama lain untuk bertahan hidup dan untuk itu kita harus terus menjaga kelestarian alam.
Punahnya satu jenis hewan tertentu akan merusak keseimbangan rantai makanan dan pada akhirnya semua pun akan berdampak pada kelangsungan hidup manusia, semangat belajar Grameds!
Salah satu penyebab rusaknya keseimbangan tersebut juga bisa berupa perubahan iklim yang pada akhirnya bisa berdampak hingga kepunahan makhluk hidup seperti halnya yang dibahas pada buku Oh, Ternyata… Makhluk Hidup Bisa Punah karena Perubahan Iklim!
Pengalaman Belajar Senin ,30 Mei 2022 Hari ini kelas 7g belajar ipa nihh Pembelajaran kali ini kami belajar di https...
Copyright © Website Calya
WP Theme by Simply WP |
Blogger theme by
BloggerThemes